Dalam uraian pasal tersebut antara lain dijelaskan bahwa pada dasarnya imbalan berupa royalti salah satunya adalah imbalan sehubungan dengan penggunaan hak atas harta tak berwujud, misalnya hak pengarang, paten, merek dagang, formula, atau rahasia perusahaan. Di Pasal 23 ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan
Ada beberapa pertanyaan seputar PPh yg terkait perusahaan tersebut : 1.Perusahaan kami sudah memperoleh KTA dari Inkindo namun SKA dan SBU masih dalam proses pembuatan. Apakah dengan kondisi seperti itu kita sudah bisa dipotong PPh-nya sebesar 4% Final bukan 6% Final ?
Jawab: PPh Pasal 23 yang harus dipotong oleh PT Mawar adalah: 15% x Rp50.000.000 = Rp7.500.000. Saat terutang: akhir bulan dilakukan pembayaran yaitu pada tanggal 31 Agustus 2014. Saat penyetoran: paling lambat 10 September 2014. Saat pelaporan: paling lambat 20 September 2014. Perhitungan PPh Pasal 23 atas Bunga Obligasi.
Pajak penghasilan Badan. PPh pasal 4 ayat 2 jasa konstruksi. Pajak penghasilan pasal 15. Pajak penghasilan pasal 21. PPh pasal 22. Pajak penghasilan pasal 23. Pajak penghasilan pasal 24. Pajak penghasilan pasal 25/29. Pajak penghasilan pasal 26.
Contoh Pertanyaan 1: Apa Itu Pph Pasal 23? Siapa yang Terkena Pph Pasal 23? Kapan Pph Pasal 23 Harus Dibayarkan? Di Mana Pph Pasal 23 Dibayarkan? Bagaimana Mekanisme Pembayaran Pph Pasal 23? Apa Saja Ketentuan yang Mengatur Pph Pasal 23? Contoh Pertanyaan 2: Apa Itu Pph Pasal 23? Siapa yang Terkena Pph Pasal 23? Kapan Pph Pasal 23 Harus Dibayarkan?
Contoh jurnal dan cara menghitung PPh pasal 23 dari sudut pandang wajib pajak penerima penghasilan. Untuk memudahkan pemahaman mengenai pencatatan transaksi terkait PPh pasal 23, berikut ini diberikan contoh jurnal dan cara perhitungan PPh pasal 23 dari sudut pandang pihak yang dipotong.
Jz6r8e.
pertanyaan pph pasal 23 dan jawabannya